8 Teknik Foto yang Bikin Feed Instagrammu Kece

MALANG – Melakukan perjalanan liburan tak akan lengkap rasanya tanpa mengambil foto. Panoraman yang indah dan tempat yang tak setiap hari di kunjungi menjadi hal yang wajib didokumentasikan. Namun pertanyaannya adalah? Bagaimana mengambil sebuat gambar yang cantik ala jepretan fotografer professional? Christie Kanani, traveler sekaligus fotografer yang bermukim di San Fransisco, Amerika Serikat membagikan tips agar bisa menghasilkan foto traveling yang indah.

 

Gunakan kamera yang sebenarnya

source: kompascom (piknikterus.com)

Fasilitas kamera pada ponsel memang semakin canggih. Namun menurut Christie, untuk meningkatkan kualitas foto, sebaiknya lakukan investasi pada kamera. Sebab, ada banyak fitur pada kamera baik mirrorless maupun DSLR yang tidak dimiliki oleh fasilitas kamera di ponsel.

“Ini tidak berarti kamu harus membawa kamera DSLR dengan 10 lensa berbeda. Jika sekarang kamu hendak membeli kamrea untuk saat ini, saya sarankan pilihlah mirrorless. Mereka lebih kecil dari DSLR sehingga lebih mudah dibawa saat berpergian,” kata dia seperti dilansir dari ckanani.com.

Namun jika tak memiliki kamera mirrorless atau DSLR. Jangan berhenti membaca tips ini, karena beberapa tips di bawah sangat compatible untuk diterapkan pada kamera ponselmu.

 

Sediakan Waktu untuk Mengedit.

source: peter steward (piknikterus.com)

Mengedit adalah bagian yang tak terpisahkan dari fotografi digital. Luangkan selalu waktu untuk mengedit fotomu. Editi bukan hanya mempercantik foto, tetapi juga menunjukkan gaya pengeditan editornya.

Hal terpenting dalam editing adalah, pastikan tidak melakukan over edit yang berpotensi merusak foto.

“Alih-alih memakai filter yang disediakan aplikasi, cobalah untuk memakai fitur edit manual untuk menyesuaikan kecerahan, kontras, suhu. Saya sendiri meninggalkan filter instagram asli. Kunci utama saat mengedit adalah konsistensi,” tegas perempuan yang telah berpengalaman selama tujuh tahun di social media marketing space di Silicon Valley, Amerika Serikat itu.

 

Pilih Jam Emas

source: instagram @adekurniafs (piknikterus.com)

Jam emas atau golden hour adalah waktu dimana matahari terbit dan atau tenggelam. Saat itulah pencahayaan alami terbaik. Namun jika kamu hendak menembah matahari terbit, siapkan diri untuk bangun lebih pagi. Keuntungannya? Kamu bisa leluasa memotret tanpa terganggu turis lain.“Namun bukan berarti traveler hanya memotret di sunrise atau sunset saja. Memotret sepanjang hari lebih baik, namun perhatikan selalu pencahayaan, kenali posisi matahari atau pencahayaan lain. Sebagai contoh, saat memotret siang hari, jangan mengambol posisi dimana ada banyangan hitam menutupi wajah dan matahari memutihkan sisanya. “Jangan membelakangi matahari, atau dalm isitilah fotografi adalah backlight,” kata dia.

 

Terapkan teknik rule of third

Rule of third adalah teknik fotografi umum yang digunakan untuk membuat foto lebih seimbang dan menarik. Bayangkan menempatkan papan tic-tac-toe di atas foto. Bintik-bintik di mana garis silang adalah tempat subjek. “Saya sering menggunakan teknik ini terutama ketika foto hanya satu orang,” imbuhnya.

 

Lakukan Perencanaan foto

Sebelum berangkat ke destinasi wisata, gali informasi sebanyak-banyaknya. Bukan hanya tentang makanan, tetapi juga landmark apa saja yang ada di sana. Dengan begitu, traveler akan mendapatkan gambaran, foto apa atau bagaimana foto itu diambil.

 

Contoh karya orang lain

Traveler banyak meposting foto di Instagram maupun akun social media lain. Banyak yang bagus, namun ada juga yang hasilnya biasa saja. Namun jangan khawatir. Pelajari semuanya, baca cerita perjalanannya sampai habis, dan dapatkan inspirasi dari pengalaman mereka.Namun, bukan berarti kamu harus mencontoh hasil karya mereka. Cukup temukan inspirasi dan tentukan gayamu sendiri. Hal ini bisa dilakukan karena pada dasarnya setiap orang memiliki mata unik mereka sendiri “Lihat sekeliling, buka mata, perhatikan hal kecil, jepret! Jika kemudian kamu kembali ke rumah dan melihat melalui pandangan orang lain, bisa jadi kamu akan menemukan beberapa hal tidak pernah kamu lihat sebelumnya,” kata dia.

 

Masuklah ke dalam foto

source: instagram @fakirpiknik (piknikterus.com)

Jangan alergi memasukkan diri sendiri dalam foto. Bukan bermaksud pamer, namun tambahan elemen pribadi bisa membantu  penikmat fotomu terhubung dengan subjek dan membayangkan diri mereka di lokasi.

Tak harus berpose cantik ala fashion blogger, namun kamu bisa mencoga gaya follow me. Satu tembakan jarak jauh sehingga penikmat foto tak perlu melihat subjek terlalu banyak.

Cara lain adalah dengan gaya go stand here. Ini adalah gaya foto sembari melihat keluar ke arah pemandangan yang indah. Kuncinya adalah, selalu masukkan unsur manusia dalam foto.

 

Tangkaplah candid moment

source: instagram @immanuellglorie (pikniterus.com)

Foto candid menjadi menarik tatkala diambil secara diam-diam alias candid. Meminta tolong orang lain untuk memotret atau memanfaatkan self timer bisa jadi pilihan yang tepat.

Buat kamu yang memiliki tips tambahan, silahkan berbagi di kolom komentar. Selamat memotret (fia/ara)

piknik terus

follow us on: Instagram @piknikterus_com twitter @piknikteruscom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *