Masak Mie Sambil Joget ala Emak-emak Kekinian di Festival Mie, Bakso dan Mendem Duren

MALANG – Festival Mie dan Bakso Mendem Duren dibuka Jumat (13/4) lalu. Puluhan pedagang bakso, mie dan duren tumplek blek di sepanjang Jalan Gajahmada yang berada di samping Balai Kota Malang. Tak hanya dimanjakan dengan sajian kuliner khas Malang, pembukaan acara yang didukung piknikterus.com tersebut juga diwarnai lomba masak olahan mie yang diikuti oleh kelompok ibu-ibu Kota Malang.

Menariknya, nggak hanya memasak, emak-emak jaman now itu juga memasak sembari berjoget diiringi lagu dangdut populer yang dinyanyikan para penyanyi yang berada di atas panggung. “Ayoo jogeeet!!!,” teriak salah satu ibu-ibu peserta yang tengah menggoreng mie dengan semangat diiringi lagu Bojo Galak.

Acara lomba masak olahan mi di Festival Mie, Bakso dan Mendem Duren – Mi Burung Dara tersebut diikuti sekitar 100 peserta yang terbagi dalam 20 kelompok. Mereka berlomba membuat olahan mie yang berbahan dasar mi Burung Dara untuk memenangkan sejumlah hadiah yang telah disiapkan oleh penyelenggara.

Setelah 2.5 jam memasak mulai pukul 08.00 hingga 10.30, sebanyak 1000 aneka olahan mie disajikan oleh para peserta yang siap dinilai dan dibagi-bagikan ke pengunjung. Tim juri sendiri dipimpin langsung oleh Ketua Penggerak PKK Kidul Dalem.

Usai memasak, emak-emak jaman now itu pun tak langsung berkemas. Mereka melepas lelah dengan naik ke atas panggung dan bernyanyi bersama.

Pjs Walikota Malang, Wahid Wahyudi  mengatakan Kota Malang dikenal sebagai kota mie dan bakso.  Menurutnya, kuliner lokal memiliki cita rasa yang khas dan memiliki daya saing di pasaran. Untuk mengangkat pamor kuliner lokal, maka kegiatan-kegiatan kuliner seperti Festival Mie dan Bakso Mendem Duren wajib digelar setiap tahun.

sebanyak 100 peserta yang terbagi dalam 20 kelompok mengikuti lomba memasak di Festival Mie, bakso dan Mendem Duren (Shuvia rahma)

“Bakso Malang sudah terkenal di mana-mana, juga cwi mie Malang, jadi kegiatan masak-masak mi seperti ini, wajib digelar tiap tahun, saat kota Malang merayakan hari jadinya, bahkan wajib masuk agenda pariwisata kuliner Malang, ” ujar Wahyudi.

 

Festival yang digelar dalam rangka ulang tahun Kota Malang yang ke 104 tersebut akan berakhir nanti malam. Pengunjung bisa datang untuk mencicipi berbagai macam mie dan bakso yang disediakan di setiap stand. Tak cuma itu, ribuan durian berbagai jenis dan ukuran juga siap untuk dibawa pulang dengan harga yang bervariasi mulai dari Rp 100 ribu per 3 buah hingga Rp 500 ribu per buah untuk durian jenis montong bali. Selama pameran berlangsung, bagi pengunjung yang membeli produk paket Mi Burung Dara, juga bisa mendapatkan kupon makan mi gratis siap santap.(fia/ara)

 

 

 

piknik terus

follow us on: Instagram @piknikterus_com twitter @piknikteruscom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *