Indonesia Cultural Dining Hotel Tugu Malang Hadirkan Eksotika Kasengsem

MALANG – Kekayaan seni Indonesia yang beragam menjadi inspirasi makan malam tak terlupakan di Hotel Tugu Malang. Hotel bintang lima di Kota Malang tersebut secara rutin menggelar  Indonesia Cultural Dining Series dimana pada April ini merupakan seri yang ke 32.

 

“Indonesia Cultural Dining Series merupakan agenda makan malam spesial dengan pertunjukan tari dari seluruh pelosok nusantara yang digelar setiap bulan pada tanggal 15,” jelas Executive Assistant Manager Hotel Tugu Malang, Crescentia Harividyanti.

 

Pada pertunjukan ke 32 di Bulan April ini, hotel butik yang berlokasi di jalan Tugu tersebut mengangkat tema tarian klasik dari pulau Madura dengan judul Kasengsem. Cres menjelaskan, Kasengsem merupakan sebuah kata yang memiliki arti terpikat, atau yang selalu kita kenal dengan sebutan kepincut dalam bahasa Jawa.

 

Dalam tarian ini diceritakan ada seorang gadis yang berprofesi sebagai penari tandak atau yang sering juga disebut dengan istilah Tayub. Dimana gadis penari ini mengalami konflik batin akan rasa kurang percaya diri. Dia merasa tidak cukup dikenal di kalangan komunitas tayubnya.

 

Segala upaya dia lakukan termasuk lewat jalan mistis demi untuk mendapatkan perhatian tiap penonton laki laki. Namun semua usaha itu tidaklah membuahkan hasil. Kendati demikian, gadis ini tidak patah arang. Dia pun mengubah strategi dengan berlatih olah suara dan mengeluarkan seluruh kemampuannya untuk terus belajar menari dan bernyanyi. Pada akhirnya justru dengan keindahan suara dan gemulai lembut tiap gerakan tarian hasil dari ketekunan dalam belajar membuat setiap lelaki pecinta seni tayub menjadi kasengsem.

 

“Pelajaran yang didapat adalah dengan ketekunan dan keuletan serta kesabaran akan membuahkan hasil yang justru sangat indah untuk kita,” imbuh Cres

Tarian akan diiringi alunan musik tradisional gamelan lengkap beserta sinden dijamin akan memberikan pengalaman makan malam yang sangat special karena ditemani oleh pertunjukan seni tari dan musik tradisional khas dari pulau Jawa.(fia)

 

piknik terus

follow us on: Instagram @piknikterus_com twitter @piknikteruscom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *