Asesor Sertifikasi Rafting Berbagai Ilmu di Latgab ORAD Dayung Bengkok 2018

MALANG – Sekitar 30 mahasiswa pecinta alam Malang Raya hari ini (24/3) mengikuti materi ruang seputar olahraga arus deras (Orad). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Latihan Gabungan (Latgab) Orad Dayung Bengkok 2018 yang dilaksanakan pada 24-25 Maret dan 29-31 Maret 2018.

Ada beberapa materi yang diberikan kepada para peserta. Mulai dari morfologi sungai yang di dalamnya terdapat pengenalan karakteristik sungai dan bentuk-bentuk arus sungai. Pengenalan alat-alat arung jeram,  prosedur arung jeram, self rescue alias teknik menyelamatkan diri hingga komunikasi dalam arung jeram.

Salah satu pemateri yang juga asesor  untuk Lembaga Sertifikasi Profesi Bidang Arung Jeram, Yudho Eko Kristyono menjelaskan, dalam arung jeram, langkah pertama yang dilakukan sebelum melakukan pengarungan adalah menunjuk seorang trip leader atau kapten.

“Kapten inilah yang nantinya memberikan aba-aba kepada awak lainnya,” jelas dia.

Adapun aba-aba yang yang dipakai dalam olahraga arus deras antara lain, ‘maju’ untuk mempercepat laju perahu ke depan, ‘kuat’ untuk instruksi menambah kecepatan maksimal perahu ke depan, aba-aba ‘kiri mundur’ dipakai untuk membelokkan sudut arah perahu ke kiri.

Bukan hanya aba-aba, namun juga ada komunikasi antar perahu yang biasanya memakai peluit atau gerakan tangan. Yudho menuturkan, isyarat peluit yang umum dipakai yaitu satu kali peluit menandakan stop, dua kali untuk go (jalan), tiga kali atau berulang-ulang menandakan perhatian atau meminta pertolongan.

Rofiki, salah satu peserta Latgab ORAD Bayung Bengkok 2018 mengaku baru pertama kali mengikuti kegiatan tersebut. Sebagai pemula di Orad, pria yang akrab disapa Fiki itu mengaku banyak mendapat ilmu pengetahuan baru.

“Banyak alat-alat yang istilahnya saya nggak tahu, tapi ternyata saya pernah memakainya. Karena untuk olahraga arus deras sendiri, saya belajar secara otodidak,” jelas dia.

Setelah mendapatkan materi ruang, rencananya Minggu (25/3) pagi besok, para peserta akan mengikuti materi pra lapangan di aliran Sungai Brantas. Para peserta akan belajar mulai dari awal  yaitu mempompa perahu, teknik dayung, pengarungan, hingga self rescue dengan dibimbing oleh para pemateri.

“Peserta telah disiapkan untuk membawa perlengkapan masing-masing. Diantaranya sepatu karet, pakaian ganti, dry bag, hingga medical kit,” rinci Ketua Pelaksana Latgab ORAD Dayung Bengkok 2018, Nizal Fahriansyah.(fia)

piknik terus

follow us on: Instagram @piknikterus_com twitter @piknikteruscom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *