Solo Traveling? Baca Tips Ini Sebelum Berangkat (part 2)

PIKNIKTERUS – Solo traveling bisa jadi pilihan seru. Pasalnya, berpergian sendiri berarti kamu bisa bebas berjalan-jalan kemanapun kamu mau tanpa harus berkompromi dengan siapapun. Biar kata sendirian, bukan berarti kamu kesepian. justru saat itu kamu akan mendapatkan kesempatan luas bertemu orang-orang baru yang menyenangkan.

 

Dilansir dari Hipwee, trik solo traveling tentu beda dengan ketika kamu ngebolang bareng teman-teman karena keseruan dan resiko yang dihadapi pun berbeda. Nah, sebelum berangkat berpetualang, simak deh tips berikut:

 

1. Sebelum sampai ke kota tujuan, bikin peta kecil berisi jalan menuju penginapan agar kamu gak terlihat celingukan di tempat asing.

Sesampainya di kota tujuan, hindari terlihat celingukan kayak turis di tempat asing. Bertindaklah layaknya warga lokal yang udah mengenal medan. Hindari membuka peta yang lebarnya segede gaban atau kitab tebal Lonely Planet yang kamu beli mahal-mahal di toko buku terkenal.

Aplikasi map di smartphonemu bisa dipakai sebagai penunjuk arah. Atau, persiapkan beberapa peta kecil sederhana di secarik kertas notes yang masing-masing menunjukkan arah menuju penginapan maupun tempat-tempat wisata yang akan kamu tuju. Hal ini membuat kamu gak tampak mencolok, terutama kalau kamu sedang berjalan kaki.

 

2. Pisahkan uang tunai dan kartu ATM kamu. Sediakan softcopy dan hardcopy dari dokumen-dokumen pentingmu.

Selama jalan-jalan, simpan uang tunai dan kartu debit atau kredit—kalau punya lebih dari satu—di tempat yang berbeda, misalnya sembunyikan di sabuk atau kaos kaki. Tinggalkan juga sejumlah uang tunai dan kartu ATM cadangan di dalam tas yang kamu tinggal di loker penginapan. Seandainya dompetmu hilang atau kecopetan, kamu gak terlalu panik karena punya cadangannya.

Penting juga buat punya softcopy dan hardcopy dari surat-surat penting, seperti paspor, KTP dan tanda pengenal lainnya. Simpan sebagian hardcopy di keril, dan unggah softcopy ke cloud biar bisa kamu akses dari mana saja.

 

3. Catat nomor telepon penting dari kota yang kamu kunjungi. Simpan pula nomor telepon orang-orang terdekat sebagai kontak darurat.

Penting banget buat mencatat nomor-nomor telepon penting kota yang kamu singgahi, terutama tempat menginap, polisi dan rumah sakit. Dan jangan cuma dicatat di HP aja, catat juga di secarik kertas. Catat juga nomor telepon orang-orang terdekat lalu simpan di dompet, tas, dan sakumu. Secarik kertas ini bisa sangat berguna jika terjadi sesuatu sama kamu, misalnya tiba-tiba pingsan atau kecelakaan, biar orang yang menolongmu bisa langsung mengabari mereka.

Ya, semoga saja kamu gak pernah mengalami kejadian seperti itu. Tapi antisipasi sebelum kejadian juga gak ada salahnya, ‘kan?

 

4. Saat traveling sendirian, jadi banci sosmed justru sangat disarankan. Bukan untuk pamer, namun untuk memberi petunjuk pada keluargamu seandainya terjadi sesuatu padamu.

Lakukan live tweet atau update status di jejaring sosial semua kegiatanmu selama melakukan solo traveling, kalo perlu disertai lokasinya. Bukannya buat pamer, tapi kalo terjadi apa-apa sama kamu atau tiba-tiba kamu gak bisa dihubungi, orang-orang terdekatmu tahu ke mana mereka mesti mulai mencari. Sekali lagi, bukan berarti traveling sendirian itu berbahaya; ini adalah antisipasi demi kenyamananmu bepergian sendiri.

Kalau menurutmu cara itu terlalu mencolok, setidaknya kabari mereka lewat pesan singkat. Bahkan, kamu juga disarankan untuk mengirimkan detil itinerary perjalananmu pada mereka. Jadi, posisimu bisa selalu terpantau.

 

5. Penting bagimu untuk selalu mengingat momen ini. Jangan cuma mengambil foto pemandangan, lawan rasa gengsimu dan selfie-lah sesekali.

Keluarga dan teman-temanmu pasti lebih suka melihat foto liburan yang tampak kamunya. Jadi, selain mengambil banyak foto pemandangan, landmark, dan tempat-tempat wisata, gak ada salahnya berfoto selfie sesekali. Toh, gak ada yang bakal fotoin kamu kalo bukan kamu sendiri, ‘kan?

 

6. Kamu akan bertemu orang-orang baik di perjalanan. Namun, dirimu tetaplah satu-satunya orang yang bisa kamu andalkan. Ikuti naluri — tetap hati-hati. Semoga perjalananmu lancar.

Traveling sendirian itu punya banyak arti. Jika sebelumnya kamu terbiasa mengandalkan orang lain selama traveling, inilah saatnya kamu berusaha sendiri. Selain belajar menaklukkan diri sendiri, kamu juga belajar mendengarkan naluri.

Sebagian besar orang tentu berniat baik padamu. Tapi, jangan gampang percaya sama orang lain. Satu-satunya yang bisa kamu percaya adalah dirimu sendiri. Makanya, mendengarkan nalurimu itu penting. Ketika sesuatu terasa gak beres, sebaiknya segera menghindar dan pergi dari sana.

Nah, dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu bisa traveling sendirian secara aman dan nyaman. Gak ada yang perlu ditakutkan dengan traveling sendirian. Begitu kamu mencobanya, kamu akan ketagihan.(hpw/ara)

piknik terus

follow us on: Instagram @piknikterus_com twitter @piknikteruscom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *